{"id":2678,"date":"2025-10-21T03:31:34","date_gmt":"2025-10-21T03:31:34","guid":{"rendered":"http:\/\/bpi.walisongo.ac.id\/?p=2678"},"modified":"2025-10-21T03:31:36","modified_gmt":"2025-10-21T03:31:36","slug":"mahasiswa-bpi-uin-walisongo-selesaikan-praktik-pengalaman-profesi-di-pondok-pesantren-sabilurrasyad-kendal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bpi.walisongo.ac.id\/?p=2678","title":{"rendered":"Mahasiswa BPI UIN Walisongo Selesaikan Praktik Pengalaman Profesi di Pondok Pesantren Sabilurrasyad Kendal"},"content":{"rendered":"\n<p>Kendal, 17 Oktober 2025 \u2014 Setelah satu bulan penuh melaksanakan kegiatan Praktik Pengalaman Profesi (PPP), mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang resmi ditarik dari lokasi praktik di Pondok Pesantren Sabilurrasyad Kendal.<\/p>\n\n\n\n<p>Kegiatan penarikan ini dilaksanakan pada Jumat, 17 Oktober 2025, dan dihadiri oleh pihak pesantren, dosen pembimbing lapangan, serta seluruh mahasiswa peserta PPP.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam sambutannya, dosen pembimbing lapangan Ibu Widayat Mintarsih menyampaikan apresiasi kepada pihak Pondok Pesantren Sabilurrasyad yang telah menerima mahasiswa dengan baik selama kegiatan berlangsung. Beliau menjelaskan bahwa Praktik Pengalaman Profesi bukan sekadar penerapan teori, tetapi juga merupakan bentuk nyata dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, yakni mengamalkan ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah untuk memberi manfaat langsung bagi lingkungan sekitar.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSelama satu bulan ini, mahasiswa telah berinteraksi dengan santri, mengikuti kegiatan keagamaan, serta membantu memberikan layanan bimbingan sesuai kebutuhan pesantren. Melalui praktik ini, mahasiswa belajar langsung bagaimana menjadi konselor yang peka terhadap kondisi sosial dan spiritual masyarakat,\u201d ujar Bu Widayat Mintarsih.<\/p>\n\n\n\n<p>Pihak pondok pesantren yang diwakili oleh Bapak Joko Supratikno, Manajer Akademik Pondok Pesantren Sabilurrasyad Kendal, turut menyampaikan rasa terima kasih atas kontribusi mahasiswa selama kegiatan berlangsung. Beliau menilai bahwa kehadiran mahasiswa BPI memberikan dampak positif bagi lingkungan pesantren, terutama dalam membantu proses konseling serta pembuatan profil santri jenjang SMP dan SMK Sabilurrasyad.<\/p>\n\n\n\n<p>Profil tersebut berisi biodata dan latar belakang santri yang membantu pihak pesantren memahami kondisi setiap anak, sehingga mempermudah dalam proses pendampingan dan penanganan permasalahan yang mereka hadapi.<\/p>\n\n\n\n<p>Perwakilan mahasiswa peserta PPP juga menyampaikan rasa syukur atas kesempatan belajar yang berharga di lingkungan pesantren. \u201cKami belajar banyak hal yang tidak bisa didapat di kelas bagaimana memahami karakter santri, berkomunikasi dengan empati, dan menerapkan ilmu BPI secara nyata,\u201d ujar salah satu mahasiswa perwakilan kelompok.<\/p>\n\n\n\n<p>Kegiatan PPP mahasiswa BPI UIN Walisongo di Pondok Pesantren Sabilurrasyad Kendal berlangsung selama satu bulan, mulai 15 September hingga 15 Oktober 2025, dengan berbagai kegiatan seperti bimbingan individu, kelompok, klasikal, serta partisipasi dalam kegiatan keagamaan dan pengembangan karakter santri.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kerja sama yang berkelanjutan antara UIN Walisongo Semarang dan Pondok Pesantren Sabilurrasyad Kendal dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan semangat pengabdian yang tinggi terhadap masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>::::::::::::::::::::::::::::::<br>BPI It&#8217;s Amazing<br>BPI Berkarya Nyata<br>::::::::::::::::::::::::::::::<\/p>\n\n\n\n<p>Official Social Media<br>IG : @bpiwalisongo<br>FB : Bpi Walisongo<br>Youtube : HMJ BPI UIN Walisongo<br>Website : hmj bpi uin walisongo<br>Email : hmjbpi2018@gmail.com<br>Tik Tok : @hmjbpiuinwalisongo<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kendal, 17 Oktober 2025 \u2014 Setelah satu bulan penuh melaksanakan kegiatan Praktik Pengalaman Profesi (PPP), mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Penyuluhan<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2679,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[178],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bpi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2678"}],"collection":[{"href":"https:\/\/bpi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bpi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bpi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bpi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2678"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bpi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2678\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2680,"href":"https:\/\/bpi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2678\/revisions\/2680"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bpi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2679"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bpi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2678"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bpi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2678"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bpi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2678"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}