{"id":2492,"date":"2025-10-02T15:25:41","date_gmt":"2025-10-02T15:25:41","guid":{"rendered":"http:\/\/bpi.walisongo.ac.id\/?p=2492"},"modified":"2025-10-02T15:39:39","modified_gmt":"2025-10-02T15:39:39","slug":"membangun-desa-bersinar-purwoyoso-bersih-narkoba-melalui-sinergi-bnn-bhabinkamtibmas-dan-mahasiswa-ppp-bnn-jateng-uin-walisongo-semarang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bpi.walisongo.ac.id\/?p=2492","title":{"rendered":"Membangun Desa Bersinar: Purwoyoso Bersih Narkoba melalui Sinergi BNN, Bhabinkamtibmas dan Mahasiswa PPP BNN Jateng UIN Walisongo Semarang"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Semarang, 18 September 2025 <\/strong>\u2013 Program Desa Bersinar (Bersih Narkoba) di Kelurahan Purwoyoso kembali diperkuat melalui kolaborasi strategis antara Bhabinkamtibmas, dan mahasiswa Praktik Pengalaman Profesi (PPP) dari UIN Walisongo Semarang yang berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Jawa Tengah.<\/p>\n\n\n\n<p>Purwoyoso, yang kini menjadi kawasan padat akibat pertumbuhan industri, menghadapi tantangan serius terkait peredaran narkoba. Berdasarkan wawancara dengan Bapak Imam, Bhabinkamtibmas Purwoyoso, hadirnya industri membawa banyak pendatang baru yang akhirnya mempengaruhi lingkungan. Jika sebelumnya masalah utama adalah premanisme, kini justru peredaran narkoba semakin marak.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa wilayah rawan teridentifikasi di RW 1 hingga RW 14, dengan kasus menonjol di sekitar SMPN 18 Semarang. Jenis narkoba yang paling sering digunakan adalah sabu-sabu oleh kalangan usia 21 tahun ke atas, sedangkan remaja lebih banyak terjerumus pada zat adiktif ringan seperti nge-lem dan komik. Purwoyoso bahkan telah masuk kategori zona merah karena adanya pengedar,<\/p>\n\n\n\n<p>pengguna, hingga transaksi narkoba yang dilakukan bukan hanya oleh warga asli, tetapi juga oleh pendatang. Informasi mengenai penyalahgunaan sebagian besar diperoleh dari laporan masyarakat. Babinsa dan Bhabinkamtibmas berperan aktif menindaklanjuti laporan warga dengan koordinasi cepat di lapangan. Sinergi ini menjadi kekuatan penting dalam menekan peredaran narkoba di tingkat komunitas.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai wujud dukungan dari dunia pendidikan, mahasiswa PPP Program Studi Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) UIN Walisongo Semarang juga turut berkontribusi melalui kegiatan pembinaan karakter di dalam kegiatan BNN yaitu CBU (Community Based Unit) di Kelurahan Purwoyoso Semarang. Program CBU (Community Based Unit) Purwoyoso menunjukkan bahwa kerja sama antara aparat keamanan, masyarakat, dan perguruan tinggi mampu memperkuat ketahanan sosial. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang bersih narkoba serta membangun generasi muda yang berkarakter, sehat, dan berdaya saing tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p id=\"block-02747b2a-2c8d-4da2-8464-70afdb553fcb\">__________________________________________________________________<\/p>\n\n\n\n<p id=\"block-d25284c4-96e3-41c5-bd60-f6e7f0176106\">BPI It&#8217;s Amazing<\/p>\n\n\n\n<p id=\"block-1af34a18-d7ad-42c4-abef-dca0772aed17\">BPI Berkarya Nyata<\/p>\n\n\n\n<p id=\"block-cc35e65b-fee9-49be-895e-2ccc74f8a3f7\">__________________________________________________________________<\/p>\n\n\n\n<p id=\"block-8a635f50-0985-42a1-924d-d34b31d2c688\">Official Social Media<\/p>\n\n\n\n<p id=\"block-3059647b-259d-46ca-b3f9-2fed6e617775\">IG : @bpiwalisongo<\/p>\n\n\n\n<p id=\"block-bd760c31-5d3d-44ea-9b75-1c363b82d2fc\">FB : Bpi Walisongo<\/p>\n\n\n\n<p id=\"block-5c327a80-e5e0-4e87-b418-2a0dc21935d3\">Youtube : HMJ BPI UIN Walisongo<\/p>\n\n\n\n<p id=\"block-e35acb24-4c64-4303-a6e5-2dcaa62fd4ac\">Website : hmj bpi uin walisongo<\/p>\n\n\n\n<p id=\"block-be9f0f76-564e-4f94-95e8-07acf19599dd\">Email : hmjbpi2018@gmail.com<\/p>\n\n\n\n<p id=\"block-357e0499-47f5-4091-afac-1ea3652380c7\">Tik Tok : @hmjbpiuinwalisongo<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Semarang, 18 September 2025 \u2013 Program Desa Bersinar (Bersih Narkoba) di Kelurahan Purwoyoso kembali diperkuat melalui kolaborasi strategis antara Bhabinkamtibmas,<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2493,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[178],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bpi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2492"}],"collection":[{"href":"https:\/\/bpi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bpi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bpi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bpi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2492"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/bpi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2492\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2496,"href":"https:\/\/bpi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2492\/revisions\/2496"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bpi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2493"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bpi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2492"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bpi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2492"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bpi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2492"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}